Sabtu, 28 Maret 2015

SATUAN ACARA PENYULUHAN ( SAP ) Topik : Penyakit Malaria Sasaran : Masyarakat sekitar puskesmas palatta’e Kab.Bone Tempat : Puskesmas Palatta’e Hari/tanggal : Rabu, 25 maret 2015 Waktu : 60 menit Pelaksana : SASFIRA YANTI A. Latar Belakang Penyakit Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa parasit yang merupakan golongan Plasmodium, dimana proses penularannya melalui gigitan nyamuk Anopheles. Protozoa parasit jenis ini banyak sekali tersebar di wilayah tropik, misalnya di Amerika, Asia dan Afrika. B. Tujuan Intruksional Umum Setelah mendapatkan penyuluhan selama 30 menit tentang Malaria, peserta penyuluhan mengerti bahaya Malaria. C. Tujuan Intuksional Khusus Setelah mendapatkan penyuluhan satu kali 60 menit diharapkan peserta penyuluhan mampu: 1. memahami pengertian malaria 2. memahami penyebab penyakit malaria 3. memahami pencegahan penyakit malaria 4. memahami penatalaksanaan penyakit malaria D. Materi 1. pengertian malaria 2. penyebab penyakit malaria 3. Gejala penyakit malaria 4. pencegahan penyakit malaria 5. Penularan penyakit malaria 6. penatalaksanaan penyakit malaria E. Metode Ceramah dan tanya jawab Mahasiswa menjelaskan mengenai Penyakit malaria, setelah peserta bisa mengajukan pertanyaan tentang materi penyuluhan yang baru disampaikan Pengertian Malaria Malaria adalah penyakit yang bersifat akut maupun kronik yang disebabkan oleh protozoa genus plasmodium yang ditandai dengan demam, anemia dan splenomegali (Mansjoer, 2001, hal 406). Malaria adalah infeksi parasit pada sel darah merah yang disebabkan oleh suatu protozoa spesies plasmodium yang ditularkan kepada manusia melalui air liur nyamuk (Corwin, 2000, hal 125). 2. Etiologi Menurut Harijanto (2000) ada empat jenis plasmodium yang dapat menyebabkan infeksi yaitu, a. Plasmodium vivax, merupakan infeksi yang paling sering dan menyebabkan malaria tertiana/ vivaks (demam pada tiap hari ke tiga). b. Plasmodium falciparum, memberikan banyak komplikasi dan mempunyai perlangsungan yang cukup ganas, mudah resisten dengan pengobatan dan menyebabkan malaria tropika/ falsiparum (demam tiap 24-48 jam). c. Plasmodium malariae, jarang ditemukan dan menyebabkan malaria quartana/malariae (demam tiap hari empat). d. Plasmodium ovale, dijumpai pada daerah Afrika dan Pasifik Barat, diIndonesia dijumpai di Nusa Tenggara dan Irian, memberikan infeksi yang paling ringan dan dapat sembuh spontan tanpa pengobatan, menyebabkan malaria ovale. Masa inkubasi malaria bervariasi tergantung pada daya tahan tubuh dan spesies plasmodiumnya. Masa inkubasi Plasmodium vivax 14-17 hari, Plasmodium ovale 11-16 hari, Plasmodium malariae 12-14 hari dan Plasmodium falciparum 10-12 hari (Mansjoer, 2001). C. GEJALA MALARIA Gejala malaria sering kali tidak dapat terdeteksi karena gejala awalnya seperti mengalami demam dn influenza biasa yang disertai sakit kepala, sakit otot dan menggigil, setiap jenis infeksi dari parasit plasmodium akan menimbulkan efek penyakit berbeda tergantung jenis parasit yang menginfeksi penderita. Berikut ini adalah gejala yang sering terjadi: 1. Demam ringan, sakit kepala, sakit otot, dan menggigil kondisi ini berlangsung 2-3 hari dan cenderung keliru di diagnose sebagai gejala flu. 2. Jumlah limfosit dan monosit meningkat jika tidak segera diobati biasanya akan timbul jaundice ringan(sakit kuning) serta pembesaran hati dan limfe 3. Kadar gula darah rendah 4. Jika sejumlah parasit menetap dalam darah kadang malaria bersifat menetap. Menyebakan penurunan nafsu makan, rasa pahit pada lidah, lemah dan rasa demam. D. Pencegahan Malaria 1. Sanitasi lingkungan yang bersih 2. Hindari air yang tergenang 3. Hindari pakaian-pakaian yang tergantung dikamar-kamar 4. Melakukan 3M (Mengubur, Membakar, dan Menguras). E. PENULARAN PENYAKIT MALARIA a. Penularan secara alamiah (natural infection) Dengan gigitan nyamuk anopheles . bila nyamuk anophes menggigit orang sakit malaria maka akan parasit akan ikut terhisap darah penderita . dalam tubuh nyamuk parasit tersebut berkembang biak sesudah 7-14 hari apabila nyamuk tersebut menggigit orang sehat maka parasit tersebut akan ditularkan keorang tersebut dala tubuh manusia parasit akan berkembang biak menyerang sel-sel darah merah dalam waktu kurang lebih 12 hari orang tersebut akan sakit malaria b. Penularan yang tidak alamiah 1. Malaria bawaan/ congenital Terjadi pada bayi yang baru dilahirkan karena ibumya menderita malaria penularan terjadi melalui tali pusat dan plasenta. 2. Secara mekanik Penularan terjadi melalui trnsfusi darah / melalui jarum suntik. Secara oral Penularan ini pernah dibuktikan melalui burung, ayam dan monyet

SATUAN ACARA PENYULUHAN ( SAP )
MALARIA







OLEH

NAMA : SASFIRA YANTI
NIM : 12.1101.195
KELAS : G.12
No Urut : 11




 FAKULTAS KEPERAWATAN

UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR

MAKASSAR

2015/2016

SATUAN ACARA PENYULUHAN ( SAP )

Topik                          : Penyakit Malaria
Sasaran                      :           Masyarakat sekitar puskesmas palatta’e Kab.Bone
Tempat                       :           Puskesmas Palatta’e
Hari/tanggal              :           Rabu, 25 maret 2015
Waktu                         :           60 menit
Pelaksana                   :           SASFIRA YANTI
A.    Latar Belakang
Penyakit Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa parasit yang merupakan golongan Plasmodium, dimana proses penularannya melalui gigitan nyamuk Anopheles. Protozoa parasit jenis ini banyak sekali tersebar di wilayah tropik, misalnya di Amerika, Asia dan Afrika.

B.     Tujuan Intruksional Umum
Setelah mendapatkan penyuluhan selama 30 menit tentang Malaria, peserta penyuluhan mengerti bahaya Malaria.

C.     Tujuan Intuksional Khusus
Setelah mendapatkan penyuluhan satu kali 60 menit diharapkan peserta penyuluhan mampu:
1. memahami pengertian malaria
2. memahami penyebab penyakit malaria
3. memahami pencegahan penyakit malaria
4. memahami penatalaksanaan penyakit malaria
D.          Materi
1.      pengertian malaria
2.      penyebab penyakit malaria
3.      Gejala penyakit malaria
4.      pencegahan penyakit malaria
5.      Penularan penyakit malaria
6.      penatalaksanaan penyakit malaria
E.           Metode
Ceramah dan tanya jawab
Mahasiswa menjelaskan mengenai Penyakit malaria, setelah peserta bisa mengajukan pertanyaan tentang materi penyuluhan yang baru disampaikan.
F.            Media
1.      LeafLet
2.      Laptop
3.      LCD
4.      Mikrophone
G.           Kegiatan Penyuluhan
No
Tahap
Waktu
Kegiatan Penyuluh
Kegiatan ibu
Media & Alat
1.
Pembukaan
5 menit
         Mengucapkan salam
         Menyampaikan tujuan penyuluhan & topik yang akan disampaikan.
         Menjawab salam

         Mendengarkan & memperhatikan
         Laptop
         LCD
         Microphone
2
Penyampaian topik
45 menit
         Menjelaskan gambaran umum  mengenai penyakit malariapengertian malaria, penyebab penyakit malaria, Gejala penyakit malaria, pencegahan penyakit malaria, Penularan penyakit malaria, penatalaksanaan penyakit malaria. Memberi kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan.
         Penyuluh menjawab pertanyaan yang telah diajukan.
         Mendengarkan & memperhatikan

         Mendengarkan & memperhatikan



         Merespon(sambil mengacungkan tangan ) & mengajukan pertanyaan.
         Mendengarkan, memberi masukan/sanggahan/ tanggapan

         Laptop
         LCD
         Microphone
         Leaflet
3.
Penutup
 10 menit
         Menyampaikan intisari/rangkuman dari topik yang telah disampaikan.
         Menutup dengan mengucapkan salam & terima kasih.
         Mendengar & menperhatikan.


         Merespon sambil menjawab salam.
         Laptop
         LCD
         Microphone



MALARIA

1.      Pengertian Malaria
Malaria adalah penyakit yang bersifat akut maupun kronik yang disebabkan oleh protozoa genus plasmodium yang ditandai dengan demam, anemia dan splenomegali (Mansjoer, 2001, hal 406).
Malaria adalah infeksi parasit pada sel darah merah yang disebabkan oleh suatu protozoa spesies plasmodium yang ditularkan kepada manusia melalui air liur nyamuk (Corwin, 2000, hal 125).
2. Etiologi
Menurut Harijanto (2000) ada empat jenis plasmodium yang dapat menyebabkan infeksi yaitu,
a. Plasmodium vivax, merupakan infeksi yang paling sering dan menyebabkan malaria tertiana/ vivaks (demam pada tiap hari ke tiga).
b. Plasmodium falciparum, memberikan banyak komplikasi dan mempunyai perlangsungan yang cukup ganas, mudah resisten dengan pengobatan dan menyebabkan malaria tropika/ falsiparum (demam tiap 24-48 jam).
c. Plasmodium malariae, jarang ditemukan dan menyebabkan malaria quartana/malariae (demam tiap hari empat).
d. Plasmodium ovale, dijumpai pada daerah Afrika dan Pasifik Barat, diIndonesia dijumpai di Nusa Tenggara dan Irian, memberikan infeksi yang paling ringan dan dapat sembuh spontan tanpa pengobatan, menyebabkan malaria ovale.
      Masa inkubasi malaria bervariasi tergantung pada daya tahan tubuh dan spesies plasmodiumnya. Masa inkubasi Plasmodium vivax 14-17 hari, Plasmodium ovale 11-16 hari, Plasmodium malariae 12-14 hari dan Plasmodium falciparum 10-12 hari (Mansjoer, 2001).

C.  GEJALA MALARIA

Gejala malaria sering kali tidak dapat terdeteksi karena gejala awalnya seperti mengalami demam dn influenza biasa yang disertai sakit kepala, sakit otot dan menggigil, setiap jenis infeksi dari parasit plasmodium akan menimbulkan efek penyakit berbeda tergantung jenis parasit  yang menginfeksi penderita.
 Berikut ini adalah gejala yang sering terjadi:
1.       Demam ringan, sakit kepala, sakit otot, dan menggigil kondisi ini berlangsung 2-3 hari dan cenderung keliru di diagnose sebagai gejala  flu.
2.       Jumlah limfosit dan monosit meningkat jika tidak segera diobati biasanya akan timbul jaundice ringan(sakit kuning) serta pembesaran hati dan limfe
3.       Kadar gula darah rendah
4.       Jika sejumlah parasit menetap dalam darah kadang malaria bersifat menetap. Menyebakan penurunan nafsu makan, rasa pahit pada lidah, lemah dan rasa demam.

D. Pencegahan Malaria
1.      Sanitasi lingkungan yang bersih
2.      Hindari air yang tergenang
3.      Hindari pakaian-pakaian yang tergantung dikamar-kamar
4.      Melakukan 3M (Mengubur, Membakar, dan Menguras).

E. PENULARAN PENYAKIT MALARIA

a.    Penularan secara alamiah (natural infection)
Dengan gigitan nyamuk anopheles . bila nyamuk anophes menggigit  orang sakit malaria maka akan parasit akan ikut terhisap darah penderita . dalam tubuh nyamuk parasit tersebut berkembang biak sesudah 7-14 hari apabila nyamuk tersebut menggigit orang sehat maka parasit tersebut akan ditularkan keorang tersebut dala tubuh manusia parasit akan berkembang biak menyerang sel-sel darah merah dalam waktu kurang lebih 12 hari orang tersebut akan sakit malaria
b.    Penularan yang tidak alamiah
1.       Malaria bawaan/ congenital
Terjadi pada bayi yang baru dilahirkan karena ibumya menderita malaria penularan terjadi melalui tali pusat dan plasenta.
2.    Secara mekanik
Penularan terjadi melalui trnsfusi darah / melalui jarum suntik.
    Secara oral
Penularan ini pernah dibuktikan melalui burung, ayam dan monyet
F. Penatalaksanaan
            Obat anti malaria terdiri dari 5 jenis yaitu :
1.      Skizontizid jaringan primer yang membasmi parasit praeritrosit yaitu progvanil
2.      Skizontiasid jaringan sekunder yang membasmi parasit fase eritrosit
3.      Skifzonfisid darah yang membasmi parasit fase  eritrosit yaitu kina.
4.      Gamefosid yang menghancurkan bentuk seksual
5.      Sporonfosid mencegah gamefosid dalam darah untuk membentuk ookista.